WOW!!! hanya itu yang dapat saya katakan saat ini, ketika melihat dan membuktikan sendiri kalau ternyata Home Business atau UKM (Usaha Kecil Menengah) di Indonesia banyak sekali.

Mulai dari Konveksi Kecil-kecilan hingga Pembuatan Sabun dan sebagainya. Sungguh Luar Biasa!.

Tapi yang menjadi pertanyaan adalah kenapa hanya sedikit yang bisa berhasil mengembangkan Usaha berbasis Industri Rumahan (Home Business)?. 🙂

Sebelumnya saya pernah memposting tentang Rahasia Sukses Pelaku UKM Modern yang membahas tentang Manfaat Internet Marketing bagi pelaku UKM dan mendapatkan Response yang baik sekali sampai Inbox Email yang masuk hampir semua tentang Home Business dan UKM. 🙂

Dan sekarang saya akan memberikan 8 Tips Branding untuk Home Business dan UKM di Indonesia, yaitu:

1. Logo Perusahaan Tidak Penting!

Loh kok begitu?. Padahal Logo itu salah satu tanda pengenal dan terpenting dalam sebuah Perusahaan. Yes! Betul, tapi itu menjadi tidak penting kalau hanya dijadikan sebuah pajangan tetap.

Sebuah Logo Perusahaan dibuat untuk dibawa-bawa sehingga semua orang (Customers) mengenal Perusahaan dan Usaha kita.

Caranya pasang Logo Perusahaan di setiap Kartu Nama kita, Kop Surat, Brosur dan sebagainya. Karena hampir 90% orang lebih mudah menghafal Logo daripada Nama.

2. Miliki Website yang Professional!.

Apakah harus?. Kalau Anda sudah membaca tentang Rahasia Sukses Pelaku UKM Modern tentunya Anda akan mengerti.

Tidak cukup hanya memiliki sebuah Website. Anda harus memastikan bahwa Logo Anda mudah di jangkau oleh mata Pengunjung (Customers) Anda dan kemudian pastikan foto Product yang terbaik (tanpa rekayasa dan pengambilan sudut foto yang baik).

Sehingga Kredibilitas Anda akan terbentuk sendirinya bukan secara Local melainkan International.

3. BLOG is Important!.

Setelah Anda memiliki Website, pastikan didalamnya terdapat blog.

Blog itu ibarat Press Release atau catatan penting bagi pengunjung (Customers) yang isinya mengenai update informasi perusahaan Anda.

4. Corporate Overview or Company Profile!.

Siapkan satu halaman pada website/blog Anda untuk menjelaskan visi misi dan sejarah berdirinya perusahaan beserta produk utama Anda sekalipun perusahaan baru Anda buka atau jalanin.

Persiapkan dalam bentuk Katalog dan itu akan memberikan nilai plus kepercayaan konsumen kepada Anda.

5. Partisipasi Dalam Event Lokal!.

Ikut berpartisipasi dalam event bukan berarti Anda mengharuskan menjual produk Anda, melainkan memperkenalkan produk dan perusahaan Anda.

Ketika orang (konsumen) sudah mengenal perusahaan Anda, otomatis mereka akan mencari produk Anda.

Kesalahan Home Business dan UKM pemula adalah di mindset bahwa mengikuti suatu event berarti kesempatan untuk menjual suatu produk. Yang benar adalah mengikuti suatu Event berarti kesempatan memperkenalkan usaha Anda.

6. Lakukan Apa Yang Anda Katakan!.

Perkataan dalam bisnis ibarat sebuah Janji.

Jika Anda ingin dinilai sebagai perusahaan yang Kredibel, maka lakukan sesuai janji Anda.

Misalnya: Anda bergerak dalam bidang pembuatan Sepatu. Kemudian mendapatkan seorang konsumen dan bertanya, “Berapa hari akan selesai?”. (Disini Anda harus berkata apa adanya jika 1 bulan, katakan 1 bulan). Anda jawab, “1 Bulan”. Dan ketika konsumen mengatakan “OK”, berarti dalam 1 bulan Anda harus bisa mengirimkan pesanan konsumen (Tepat Waktu).

7. You’re Not in Control of Your Brand!.

Lho? Saya yang membuat brand (merk) perusahaan berarti saya juga yang menentukan arah brand. NO!!. Anda memang membuat dan menciptakan suatu brand, tetapi yang menentukan bahwa brand Anda dikenal atau tidak ya tergantung dari konsumen.

Jadi, sadarilah bahwa Anda tidak dapat memegang kendali atas brand Anda. Tapi Anda dapat memegang kualitas produk Anda. 🙂

8. Branding adalah Anda dan Karyawan Anda!

Apa hubungannya dengan saya dan karyawan saya?. Bukankah Branding hanya untuk produk saya?.

Yes! Benar, tidak ada yang salah. Tetapi kebanyakan orang melupakan hal terpenting dalam brand, yaitu dirinya juga termasuk sebuah brand, bahkan karyawan yang bekerja dalam suatu perusahaan juga termasuk brand perusahaan.

Sebagus apapun kualitas produk Anda, tetapi apabila etika Anda dan karyawan NOL, apakah Customers akan membeli produk Anda?. Pikirkan hal ini. 🙂

 

-- Bagikan dengan shortlink: https://is.gd/LZGKBE
X