Beruntung Anda yang sudah menggunakan Email 2.0 Marketing karena lebih baik dan lebih hemat untuk sukses pemasaran melalui email, dibandingkan Email Marketing biasanya atau Email 1.0 Marketing.

Sudah saatnya Anda dan saya menyambut era baru dari pemasaran email (selanjutnya saya akan sebut dengan email marketing), yaitu Email Marketing 2.0 atau Email 2.0 Marketing.

Email 2.0 Marketing adalah email yang menggunakan media sosial dan aktifitas mobile, yang dapat memberikan apa yang menjadi keinginan pelanggan Anda kapan pun mereka menginginkannya dalam format yang mereka gunakan.

Keren ya!.

Ada perbedaan antara Email 1.0 dan Email 2.0, yaitu:

Email 1.0

  • Orang-orang mendaftar untuk sebuah Newsletter yang bersifat one-way.
  • Tidak ada bonus atau keuntungan ekstra ketika mendaftarkan nama dan alamat email, cukup pasif yaitu pemilik website/blog hanya meminta orang untuk memasukan alamat email mereka.
  • Form Opt-in autoresponder (email) menggunakan single opt-in.
  • Tidak ada segmentasi leads berdasarkan minat, demografi, journey dan sebagainya.
  • Tidak ada integrasi media sosial.
  • Pesan email menggunakan desain statis dan rendering.
  • List building berasal seolah-olah hanya dari situs website.
  • Leads (pelanggan email) tidak mendapatkan informasi tambahan atau manfaat lain. Mereka hanya mendapatkan informasi yang dikirimkan ke inbox mereka.

Email 2.0

  • Orang-orang mendaftar dengan sendirinya karena tertarik untuk mendapatkan pesan maupun email yang akan dikirim.
  • Ada bonus untuk mendaftar. Misalnya berupa tips-tips atau kupon diskon atau produk digital (video atau ebook).
  • Form opt-in autoresponder sudah menggunakan double opt-in sebagai validasi email.
  • Manajemen list email menggunakan banyak segmentasi dari demograsi, perilaku pembelian atau minat pada topik yang didefinisikan pada saat pendaftaran.
  • Pesan email menggunakan desain responsif sehingga bisa dibaca oleh semua perangkat dengan berbagai ukuran.
  • Pesan email kurang memiliki salinan, lebih banyak gambar dan pesan email sebagai pengarah, yang artinya bisa dijadikan sebuah link agar leads bisa pergi ke halaman yang diarahkan sesuai goal pemilik website.
  • Pendaftaran email berasal dari berbagai arah seperti situs web, media sosial, materi cetak, komunitas-komunitas dan lainnya.
  • Tujuan pendaftaran email adalah untuk berkomunikasi dua arah, bukan lagi satu arah.
  • Leads mendapatkan diskon khusus, kupon atau akses informasi lebih banyak daripada non-leads atau hanya pengunjung biasa. Contohnya: Anda tidak akan tahu update informasi digital marketing kalau hanya cari di search engine, tapi kalau Anda bergabung menjadi bagian dari list email saya, maka Anda akan mendapatkan update informasi digital marketing yang suka saya kirim ke pelanggan saya, yang disebut AWK Partners. 🙂

Sedangkan dari pola kerja, Email 1.0 lebih mengarah kepada pola kerja Listen To Me dalam arti Anda hanya mengirimkan email kepada pelanggan Anda dan mereka cukup baca dan lakukan tanpa bisa berkomunikasi dengan Anda, biasanya pengirim menggunakan no-reply@namadomain.com.

Sedangkan pola kerja Email 2.0 adalah tidak memasarkan ke common denominator terendah, lebih menggunakan data dan personalisasi untuk menjangkau orang yang tepat pada waktu yang tepat.

Email 2.0 memiliki prinsip panduan baru yang ada dalam pikiran Anda, Anda dapat mulai memeriksa dengan tepat bagaimana mereka bisa mendekati konten Anda dengan melakukan Test A/B, terdapat copywriting sebagai penarik dan filter sehingga Anda mengetahui segmen dari list email Anda dan ajakan bertindak dari Anda.

Email 2.0 juga digunakan sebagai jalur personalisasi yaitu mereka bisa membalas email aktif Anda dan berkomunikasi dengan Anda.

Kunci untuk Email Marketing 2.0 adalah data.

Sedangkan dari pola kerja Email Marketing 2.0 tidak hanya satu arah dalam hal pengiriman email. Ini saya coba berikan pola kerja dalam bentuk gambar, semoga Anda bisa paham cara kerjanya. 😀

Jadi kira-kira rumusnya adalah: 

Data + Multi Channel + Great Segmentation + Great Product/Service = BOOM!

Saya sudah beralih ke Email Marketing 2.0 sejak 3 tahun yang lalu. Kalau Anda menjadi list saya, maka Anda pasti bisa membalas setiap email yang saya kirim. 🙂

Tidak hanya itu, pola kerja email marketing saya adalah seperti gambar yang saya berikan. Bukan satu garis lurus melainkan menggunakan berbagai arah dan Anda baru saja mendapatkan ilmu yang sangat mahal dari saya. 😀

Jadi, perhatikan cara Anda mengirim email dan melakukan email marketing. Apakah sampai saat ini Anda masih berada di Email Marketing 1.0 atau sudah beralih ke Email Marketing 2.0?.

Kalau ada yang kurang jelas dari artikel ini dan Anda ingin bertanya, silahkan tanya melalui kolom komentar atau melalui ask.fm/coachawk (rekomendasi).

Shares
X