Traffic (baca: pengunjung) adalah urat nadi dari website. Tanpa traffic, website tidak memiliki arti apapun. Tapi kalau traffic penuh dan meningkat, maka sebuah website bisa memiliki arti bahkan nilai.

Sebagai pemilik website, traffic adalah hal paling penting. Kenapa?. Karena kalau website banyak traffic, berarti kemungkinan terjadi penjualan juga akan banyak.

Tidak heran kalau saat ini banyak pemilik website yang berlomba-lomba mengoptimasikan website mereka pada search engine (baca: mesin pencari) dengan caranya sendiri atau menggunakan jasa search engine optimization.

Sebelum Anda mengoptimalkan website, pastikan Anda sudah mengenal jenis traffic yang akan datang ke website Anda.

Mengenal 3 Jenis Pengunjung (Traffic) Website

Traffic Search Engine

Traffic ini datang dari pencarian di search engine dengan kata kunci tertentu. Pengunjung dari search engine tidak sering mengunjungi blog Anda dan tidak ada jaminan mereka akan kembali lagi.

Sudah terbukti bahwa traffic search engine selalu ramai dengan apa yang mereka cari. Tapi mereka hanya mengunjungi dan membaca untuk menemukan informasi yang sedang mereka cari. Jika mereka tidak menemukan yang dicari, maka mereka akan menekan tombol kembali atau mengklik link yang berhubungan dari halaman tersebut atau bisa juga langsung menutup halaman web Anda.

Mereka mungkin tidak punya banyak waktu dan tidak peduli dengan brand Anda.

Traffic Loyal

Traffi Loyal (baca: pengunjung setia) adalah orang-orang yang menantikan postingan Anda selanjutnya, membaca komentar blog dan percaya pada Anda sepenuhnya.

Mereka selalu membangun sebuah komunitas. Anda akan menjadi populer di kalangan mereka dan mereka benar-benar suka membaca blog Anda.

Traffic Loyal, biasanya mempercayai pemilik website. Jadi disinilah point-nya, mereka akan merespon banyak pada apapun yang Anda tulis dan Anda tawarkan. Tetapi kelemahan Traffic Loyal adalah mereka tidak akan klik iklan adsense, kecuali iklan sponsorship melalui website Anda yang menurut mereka menarik.

Traffic Referral

Sesuai namanya, Traffic Referral (baca: pengunjung rujukan) ini datang dari situs lain yang nge-link ke blog Anda.

Sebenarnya jenis traffic ini terlihat kompleks bagi saya. Tujuan dari jenis traffic ini sangat bervariasi dan bergantung pada situs asal sebelumnya.

Tetapi umumnya traffic referral adalah traffic tertarget karena kebanyakan orang me-link dengan situs yang berkaitan.

Masalahnya, traffic referral adalah mereka mengunjungi situs referral tanpa tujuan, sekedar untuk melihat-lihat. Pada awalnya mungkin mereka tidak akan mengklik iklan atau penawaran Anda.

Jadi, cara terbaik untuk mengkonversi jenis traffic referral adalah mengubah mereka menjadi traffic loyal. Biasanya traffic referral terjadi dari hasil blogwalking dan social bookmarking.

Pertanyaan sederhana dari saya adalah yang mana jenis pengunjung website Anda saat ini?. 🙂

-- Bagikan dengan shortlink: https://is.gd/GTQtBp
X