Saya harap Anda membaca artikel ini sampai selesai agar Anda paham dengan judul artikel yang saya buat dan paham dengan visi saya.

Bulan Juni 2020, di saat pandemi Covid-19 masih berlangsung, saya banyak merenung di dalam ruangan kerja kecil saya yang di rumah.

Di dalam perenungan, saya juga juga banyak melakukan riset dan menemukan hal-hal yang sebelumnya tidak saya sadari bahwa disaat pandemi Covid-19 berlangsung, ternyata ada begitu banyak masyarakat Indonesia yang mulai merintis bisnis dari zero (nol) yang dimulai dari rumahan maupun secara online.

Bahkan saya kaget, ternyata rata-rata bisnis yang sedang dirintis oleh masyarakat Indonesia, sesuai dengan artikel tentang bisnis yang akan booming setelah Covid-19 yang pernah saya tulis.

Sejak bulan Agustus 2020, saya teringat bahwa saya pernah diminta oleh OKE OCE yang merupakan program dari bapak Sandiaga Uno untuk menjadi pendamping (coach) bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) di setiap kecamatan di Jakarta & Sekitarnya.

Banyak Usaha Kecil Menengah (UKM) yang terbantu dengan materi saya tentang UKM Go Online yang saya bagikan dengan sangat sederhana sekali, karena ternyata peserta program OKE OCE yang datang berasal dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Sering sekali saat dilapangan, saya abaikan materi yang diberikan oleh tim OKE OCE dan saya ubah menjadi sesi tanya jawab, karena hati saya tergerak dengan wajah pelaku usaha mikro yang membutuhkan jawaban daripada sekedar materi formalitas, dan mungkin saya satu-satunya pendamping (coach) yang saat itu berani melakukan hal tersebut. 🙂

Rata-rata pola pikir dari usaha mikro adalah beranggapan bahwa bisnis mereka adalah bisnis yang kecil dan susah untuk berkembang menjadi usaha yang besar. Tetapi disetiap sesi saya, justru saya berhasil mengubah pola pikir mereka yang membuat saya sangat puas bahkan bahagia melihat tangisan kebahagiaan bahkan melihat wajah-wajah yang cerah karena menemukan solusi atas bisnis yang mereka jalankan.

Sebenarnya sangat sederhana, saya hanya ubah pola pikir mereka tentang bisnis dan saya sudah saya bagikan pada tanggal 17 Agustus 2020 yang merupakan hari Kemerdekaan Indonesia melalui artikel pola pikir bisnis kecil, bisnis besar, dengan harapan bahwa banyak masyarakat Indonesia yang merdeka dari pola pikir tentang bisnis kecil sehingga bisnis bisa menjadi besar.

Di tanggal 17 Agustus 2020, saya juga mulai membuat kampanye sederhana dengan hashtag #UKMBangkitNaikKelas dan menghimbau kepada praktisi bisnis, digital marketing, teman-teman yang memiliki hati terhadap UKM & UMKM dan mungkin termasuk Anda yang membaca artikel ini untuk ikut kampanye sederhana saya.

Berikut adalah video sederhana kampanye saya untuk UKM Harus Bangkit dan Naik Kelas.

Jadi belakangan ini, saya lagi mempelajari semua hal tentang videography. Mulai dari layout, music, jenis tulisan, jenis film, dan lain-lainnya.Akhirnya jadilah short ads kampanye 1 menit dengan judul "Usaha Mikro di Indonesia, Saatnya Naik Kelas!". ?

Dikirim oleh Andhika Wijaya Kurniawan pada Sabtu, 22 Agustus 2020

Bahkan kemarin (25/08/2020) melalui instagram, saya posting feed fakta dan alasan saya membuat kampanye sederhana #UKMBangkitNaikKelas.

Hari ini (25/08/2020) melalui twitter, Presiden Joko Widodo melakukan postingan hal yang sama tentang Usaha Mikro yang harus bangkit. Dikatakan, “saya berharap dengan tambahan modal tersebut, omzet mereka bisa naik, meskipun belum bisa kembali pada posisi seperti sebelum pandemi“.

Visi saya sederhana, yaitu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia bisa bertumbuh seiring dengan roda perekonomian, dimana hingga 2023 ekonomi Indonesia akan terasa sangat sulit sekali. 🙂

-- Bagikan dengan shortlink: https://is.gd/xYqltq
X