Pada tanggal 18 Juli 2017 ini, Bank Indonesia (BI) menyelenggarakan acara penghargaan Bank Indonesia 2017. Dalam kesempatan tersebut, BI tak hanya memberikan penghargaan kepada bank atau lembaga keuangan konvensional, namun juga kepada para startup fintech lewat satu kategori khusus.

Dalam kategori yang disebut Perusahaan Fintech Teraktif Pendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) Inklusi dan Edukasi Keuangan Serta Pemberdayaan Umum, BI menempatkan tiga startup tanah air sebagai nominasi.

Mereka adalah GO-JEK dengan layanan pembayaran nontunai GO-PAYTokopedia dengan layanan Toko Kas, serta Bukalapak dengan layanan Bukadompet.

Hasilnya, BI memilih GO-PAY sebagai pemenang dari penghargaan tersebut. Menurut Bank Indonesia, keputusan tersebut didasarkan pada seberapa sering masyarakat menggunakan layanan tersebut, dan tingkat kepatuhan (compliance) para startup tersebut kepada aturan BI. Sebagai informasi, di antara tiga nominasi tersebut, hanya GO-PAY saja yang telah mengantongi izin resmi dari Bank Indonesia.

Meski berawal dari layanan transportasi online, GO-JEK justru merambah bisnisfintech sejak menghadirkan GO-PAY secara resmi pada bulan April 2016 yang lalu.

Kini GO-PAY telah menjadi sistem pembayaran yang paling sering digunakan oleh pengguna GO-JEK, lebih sering dibanding metode pembayaran dengan uang tunai.

Untuk mendukung perkembangan mereka, GO-JEK pun telah mengakuisisi salah satu perusahaan pemegang lisensi e-money yang bernama MVCommerce, serta menghadirkan fitur transfer saldo dan tarik tunai.

Tak heran kalau mereka pun masuk pantauan BI, hingga bisa terpilih untuk menerima penghargaan tersebut. Meski begitu, mereka tetap harus bersaing dengan layanan pembayaran nontunai lain yang dihadirkan para bank perusahaan telekomunikasi, mulai dari Mandiri E-Cash, Sakuku, hingga XL Tunai.


sumber update: https://id.techinasia.com/gojek-raih-penghargaan-bank-indonesia/


Shares
X