Memiliki domain dan hosting sendiri (self-host) memang sebuah kebanggaan bagi para blogger atau pelaku bisnis online. Selain terlihat professional, juga terhitung sebagai digital asset yang bisa dijadikan investasi jangka panjang.

Tapi sayangnya, hosting umumnya memiliki kapasitas yang dapat dihitung atau terbatas seperti hard disk. Ketika kapasitas hosting mulai penuh, maka Anda sudah tidak dapat melakukan update postingan kecuali melakukan upgrade kapasitas hosting Anda.

Memiliki hosting sama seperti memiliki rumah yang harus dijaga, dirawat dan dimonitoring servernya. Jika tidak, maka resiko terbesar adalah di hack, server menjadi lambat bekerja dan berantakan.

Saya pernah bagikan tips cara mudah menjaga dan monitoring kapasitas hosting yang ternyata memberikan manfaat yang luar biasa untuk pengunjung blog saya. Dalam artikel tersebut, saya berikan dowload plugin yang saya gunakan secara personal untuk monitoring server hosting saya.

Saya juga pernah merasakan kehabisan kapasitas hosting dan tentunya sangat mengganggu aktifitas blogging.

Artikel kali ini, saya akan bagikan tips mudah menghemat kapasitas hosting berdasarkan pengalaman pribadi yang dapat Anda praktekan langsung dan akan menghemat kapasitas hosting Anda hingga 70%. 😀

Simpan Gambar/Data Di Server Lain

Data seperti PDF, DOC, XLS atau Gambar seperti PNG, JPG, GIF adalah yang memakan kapasitas terbesar untuk server hosting.

Artikel postingan Anda tidak akan lebih dari 5Kb, tetapi kalau data dan gambar akan memakan kapasitas hosting lebih dari 500kb. Karena itu, setelah saya install plugin wordpress, saya selalu cek satu per satu untuk hapus gambar screenshot dari plugin.

Solusinya bagaimana?.

Gunakan server lain, untuk gambar misalnya postimage.org, tinypic.com, imageshack.com atau imgur.com sedangkan untuk data bisa manfaatkan dropbox.com, google drive, atau 4shared.com.

Kalau saya pribadi menggunakan dan memanfaatkan wordpress.com yang sudah saya setting secara privacy sehingga URL wordpress.com tidak akan muncul di search engine.

Gambar diatas adalah screenshot dari library wordpress.com yang saya gunakan dan manfaatkan untuk tempat penyimpanan data dan gambar untuk blog ini.

Jadi semua gambar yang Anda lihat dalam blog ini, semua tersimpan di server wordpress.com. 🙂

Alasan saya menggunakan wordpress.com dan saya rekomendasikan menggunakan wordpress.com untuk tempat penyimpanan Anda adalah:

  1. com memiliki kapasitas penyimpanan data hingga 3.0GB atau 3GB.
  2. com adalah salah satu platform blogging terbesar dengan aset investasi yang bisa dikatakan sangat memiliki kualifikasi jangkan panjang sebagai platform blog. Sehingga data-data Anda dan saya sudah pasti aman dan tidak akan hilang.
  3. Karena wordpress.com adalah platform blogging yang dimana satu akun bisa untuk lebih dari dua blog, maka Anda otomatis memiliki kapasitas penyimpanan lebih dari sekedar 3GB. 😀

Gunakan Plugin Yang Mampu Optimize Database

Di dalam server hosting Anda, bukan hanya data yang Anda upload melainkan ada yang disebut database MYSQL, data dengan format TXT dan juga cache bekas Anda membuka situs Anda.

Untuk mengatasi database membengkak dan mempengaruhi kapasitas hosting, saya menggunakan plugin wordpress WP Optimize yang lumayan bisa mengoptimasikan database MYSQL, menghapus post revision, menghapus auto draft, menghapus komentar spam, menghapus komentar yang belum di approve, dan masih banyak lagi manfaatnya.

Dengan mengalihkan tempat penyimpanan data/gambar ke server lain dan melakukan optimasi server hosting, maka hosting Anda akan terawat dan Anda bisa menghemat kapasitas hosting Anda hingga 70%. Saya sudah buktikan dan sekarang gantian Anda yang membuktikan. 😉

Semoga tips mudah menghemat kapasitas hosting dari saya dapat bermanfaat untuk Anda dan happy blogging! 🙂

-- Bagikan dengan shortlink: https://is.gd/6yIiDR
X